SMU Pangudi Luhur Santo Yohanes Jl. S. Parman no.03 Ketapang, Kalimantan Barat 78811 Telp. (0534) 32864
 P R O F I L E
 W e b S i t e
Sejak Okt' 2002 : 3814 pengunjung
SEJARAH SINGKAT SMU PL. SANTO YOHANES
Keputusan berdirinya SMU St. Yohanes ( Dahulu SMA St. Yohanes ) tepatnya tanggal 15 Mei 1982, dengan Surat Keputusan Yayasan USABA Nomor : B/067/Pend-3/82 yang ditandatangani oleh Bapak Uskup Ketapang, Mgr. Blasius Pujaraharja. Dalam kesempatan itu ditunjuk Br. Drs. Alfonsus Marzuki FIC , sebagai Kepala Sekolah Pertama. Meski bernaung dibawah Yayasan USABA, manejemen sekolah sepenuhnya dikelola olehYayasan Pangudi Luhur yang bernaung di bawah Kongregasi Bruder FIC.

Murid angkatan pertama kala itu terdiri dari 2 kelas. Kegiatan belajar menumpang SMP USABA I (sekarang SLTP St. Albertus) dari tahun 1982 hingga awal tahun 1984. Dengan sendirinya kegiatan belajar diadakan pada sore hari. Karena masih sangat terbatasnya tenaga guru, maka guru SMP Usaba I turut ambil bagian dalam proses mengajar. Berkat kerja keras para pendahulu serta dengan semangat tinggi siswa angkatan pertama tahun 1981/1982, maka luluslah mereka pada tahun 1983/1984, terdiri dari 16 orang program IPA, dan 28 orang program IPS. Semuanya lulus 100%.

Kemudian tahun 1984, gedung baru di jalan S. Parman no. 3 berdiri. Kegatan belajar segera dialihkan ke gedung baru. Dengan suasana baru, tentu semakin memberikan semangat kepada segenap keluarga SMU St. Yohanes untuk terus maju dan berbenah diri.

Murid pun semakin bertambah dan guru juga dengan sendirinya bertambah, meski seperti halnya murid yang cukup banyak gugur di tengah jalan, demikian juga halnya beberapa guru karena alasan tertentu harus meninggalkan SMU ST. Yohanes. Namun demikian bukan berarti menyurutkan semangat warga SMU St. Yohanes. Justru mereka yang masih ada : Guru/Karyawan serta Murid semakin bertekad untuk terus maju. Dan hasilnya tidak sia-sia. Semakin banyak siswa maka akan semakin banyak pula prestasi akademik maupun nonakademik. Prestasi ini terus berlanjut meskipun masa jabatan Kepala Sekolah Pertama, yakni Br. Drs. Alfonsus Marzuki, FIC berakhir pada tahun 1988. Jumlah kelas sudah mencapai 9 kelas.

Pembenahan terus ditingkatkan. Ini sejalan dengan pergantian Kepala Sekolah yang kedua, yakni Br. Herman Yoseph Kuat, FIC dari tahun 1988 sampai tahun 1995. Prestasi demi prestasi diraih. Pengakuan masyarakat terhadap SMU St. yohanes semakin meluas. Fasilitas perpustakaan ditingkatkan. Buku- buku semakin dilengkapi. Semuanya demi kepentingan siswa. Hingga tahun 1995 jumlah kelas sudah mencapai 12 kelas. Perkembangan ini terus berlanjut seiring dengan pergantian pimpinan SMU St. Yohanes yang ketiga bulan juli tahun 1995, yakni Br. Heribertus Irianto, S,Kat, FIC . Karena ada tugas khusus dari Pimpinan Umum Kongregasi, Br. Heribertus Irianto hanya memimpin hingga Desember 1995, selanjutnya mendapat tugas baru di Semarang.

Januari 1996, Yayasan Pusat menunjuk Kepala Sekolah yang baru, yakni Drs. Yulianus Gumpol . Perkembangan waktu, tuntutan jaman, membuat SMU St. Yohanes semakin harus berbenah diri sekaligus dibutuhkan masyarakat. Kursus komputer mau tidak mau harus diadakan. Kalau tidak, maka siswa SMU St. Yohanes akan tertinggal dalam bidang teknologi komputer. Kerjasama dengan berbagai universitas untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk kuliah ditingkatkan. Dan jumlah siswa pun semakin tak dapat dibendung, tahun 2002 sudah mencapai 19 kelas dengan 812 siswa. Demikian sekilas sejarah singkat SMU St. Yohanes Ketapang.